Membaca nota transaksi: apa yang dicocokkan dan apa yang dicari
At a glance
Setelah order terisi, sekuritas menerbitkan nota transaksi. Bagi pembeli pertama nota adalah dokumen paling penting: ia memuat angka sebenarnya, bukan perkiraan. Halaman ini menjelaskan apa yang dicocokkan, dan mengapa situs ini tidak mencetak tarif apa pun.
Yang tertera
Nota lazimnya memuat kode saham, jumlah lot dan lembar, harga, nilai transaksi, komisi sekuritas, pungutan lain, pajak yang berlaku, dan tanggal penyelesaian. Nama dan susunannya berbeda antar sekuritas.
Tarif dan besaran pajak tidak dicetak di sini, karena tidak ada di sumber data yang dibaca; angka sebenarnya ada di nota.
Yang dicocokkan terlebih dahulu
Jumlah — Apakah lot yang tertera sama dengan yang dipesan?
Harga — Apakah harga tidak lebih tinggi dari harga batas?
Nilai — Apakah nilai transaksi sama dengan harga × lembar? Contoh UNVR: 1 lot = Rp 145.500.
Tanggal penyelesaian — Apakah sesuai siklus penyelesaian yang disebut sekuritas?
Biaya — Apakah komisi sesuai tarif yang Anda baca sebelum mendaftar?
Bila ada selisih
Beri tahu sekuritas secara tertulis segera, sebutkan nomor order dan nota. Sekuritas memiliki prosedur pengaduan; simpan nota, konfirmasi order, dan pesan Anda.
Nota juga adalah catatan biaya perolehan saham Anda bila kelak dijual.
Baca selanjutnya
Pertanyaan dari pembeli pertama
Apakah tarif komisi ada di situs ini?
Tidak; tidak ada di sumber data yang dibaca.
Apa yang pertama dicocokkan?
Jumlah lot, harga, dan tanggal penyelesaian.
Mengapa nilai nota berbeda dari tabel di sini?
Tabel memakai penutupan; nota memakai harga order yang terisi, ditambah biaya.
Berapa lama nota disimpan?
Simpan selama Anda memegang sahamnya dan sesudahnya sebagai catatan biaya perolehan.
Siap membuka akun trading?
Sebelum membeli saham pertama, Anda memerlukan akun di perusahaan sekuritas. Proses pembukaan akun melibatkan verifikasi identitas dan penyetoran dana awal. Pastikan Anda memahami biaya dan risiko sebelum memulai.